JERAWAT BISA JADI SIMBOL ADANYA SIHIR / PELET

RUQYAH ADALAH SOLUSI BAGI YANG TERKENA SIHIR / PELET

Sihir adalah fakta bukan mitos. Bagamana tidak, Allah dan Rasulullah yang memberi tahu akan adanya sihir di alam manusia. Ya, bagi Anda yang tidak mempercayai adanya sihir perlu dipertanyakan keimanan Anda dengan isi Al Qur’an dan sunnah.

Dalil Yang Menunjukkan Adanya Sihir.

1. Allah Ta’ala berfirman:

وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُو الشَّيَاطِينُ عَلَىٰ مُلْكِ سُلَيْمَانَ ۖ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَٰكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ ۚ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّىٰ يَقُولَا إِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ ۖ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ ۚ وَمَا هُمْ بِضَارِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ ۚ وَيَتَعَلَّمُونَ مَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنْفَعُهُمْ ۚ وَلَقَدْ عَلِمُوا لَمَنِ اشْتَرَاهُ مَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ ۚ وَلَبِئْسَ مَا شَرَوْا بِهِ أَنْفُسَهُمْ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

“Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), akan tetapi syaitan-syaitan itulah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang Malaikat di negri Babil, yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan, Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir. Maka, mereka mempelajari dari kedua Malaikat itu apa yang dengan sihir itu mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorang pun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudharat kepada mereka dan tidak memberi manfaat. Sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barang siapa yang menukarnya (Kitabullah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan diakhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya sendiri dengan sihir, kalau mereka mengetahui”. [Al-Baqarah/2 : 102]

2. Firman-Nya juga:

قَالَ مُوسَىٰ أَتَقُولُونَ لِلْحَقِّ لَمَّا جَاءَكُمْ ۖ أَسِحْرٌ هَٰذَا وَلَا يُفْلِحُ السَّاحِرُونَ

“Musa berkata, Apakah kamu mengatakan terhadap kebenaran waktu ia datang kepadamu, sihirkah ini padahal ahli-ahli sihir itu tidaklah mendapat kemenangan”. [Yunus/10 : 77]

Adapun dari hadits, Rasulullah bersabda:
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ – رضى الله عنه – عَنِ النَّبِىِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ : « اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوبِقَاتِ » . قَالُوا : يَا رَسُولَ اللَّهِ ، وَمَا هُنَّ ؟ قَالَ :« الشِّرْكُ بِاللَّهِ ، وَالسِّحْرُ ، وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِى حَرَّمَ اللَّهُ إِلاَّ بِالْحَقِّ ، وَأَكْلُ الرِّبَا ، وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيمِ ، وَالتَّوَلِّى يَوْمَ الزَّحْفِ ، وَقَذْفُ الْمُحْصَنَاتِ الْمُؤْمِنَاتِ الْغَافِلاَتِ » .

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau bersabda, “Jauhilah tujuh dosa yang membinasakan!” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apa saja itu?” Beliau menjawab, “Syirik kepada Allah, melakukan sihir, membunuh jiwa yang diharamkan Allah untuk dibunuh kecuali dengan alasan yang benar, memakan riba, memakan harta anak yatim, melarikan diri dari peperangan, dan menuduh berzina wanita yang suci mukminah yang tidak tahu-menahu.” (HR. Bukhari-Muslim)

Ruqyah adalah terapi untuk menghilangkan gangguan sihir atau pelet yang diridhoi oleh Allah. Jika ada orang terkena sihir dan berobat ke dukun, maka kesembuhan akan menjauh darinya.

Selama menggeluti dunia ruqyah, kami menemukan banyak kejadian yang dialami oleh klien yang terkena ganggun sihir. Berikut ini adalah kisah nyata yang dialami oleh klien kami:
Seperti yang dialami oleh S misalnya. Dia adalah wanita yang bekerja di sebuah toko di sebuah kota di Lampung. Adalah X seorang pria yang juga bekerja di toko yang sama namun S lebih dahulu bekerja di sana. X yang tiap hari melihat S pun jatuh hati kepadanya. Ia ungkapkan perasaannya tersebut kepada S.
Namun S dan keluarganya kurang sreg dengan X dengan banyak alasan tentunya. Karena cintanya ditolak X pun nekat akan bunuh diri serta mengancam akan membunuh S. Astaghfirullah…
S dan keluarganya tidak menghiraukan ancaman X. Mereka menganggap itu hanyalah omongan anak muda yang lagi galau karena tidak diterima cintanya.
Keanehan pun muncul. Ya, sudah lama S dan X tidak pernah bertemu karena S selalu diantar oleh ayahnya ketika berangkat kerja. Tiba-tiba X memberikan uang Rp. 400.000. Ia mengatakan Rp.200.000 untuk membayar hutang yang dulu, sedangkan Rp. 200.000 sisanya sebagai ucapan terimakasih. (Padahal ini namanya riba, heheee).
Tidak lama setelah itu, muka S muncul jerawat. Karena S masih muda, jerawat dianggap bintang di langitan, untuk menghiasi langitlah begitu, heheee… Namun anehnya setiap hari jerawat semakin banyak dan ada yang bernanah. Ibu S pun membawanya ke pakar kulit, dari yang biasa sampai yang bandrolnya jutaan rupiah. Apakah sembuh? Ternyata tetap terus bermunculan… Hiiiii
Petunjuk Allah pun datang. Kami yang sering datang ke rumah S untuk meruqyah ibunya tiba-tiba merasa ada keganjilan di wajah S yang penuh dengan jerawat. Kami berinisiatif untuk menuangkan minyak zaitun ke telapak tangannya lalu disuruh mengusapkan ke wajahnya sendiri.  Allahu Akbar!!!
Tiba-tiba S merasa wajahnya panas tidak karuan. Ia pun menangis,  mual dan muntah. Ibu S yang memang menjadi klien ruqyah juga kesurupan.  Jin yang berada di tubuh ibu S ternyata ada yang berasal dari tubuh S. Karena ikatan darah atau nasab sangat memungkinkan jin berpindah tempat. Wallahu a’lam…
Kami pun menginterogasi jin yang berada di tubuh ibunya S. Ia mengaku dikirim oleh X karena dendam, cintanya ditolak mentah-mentah. Jerawat yang ada di wajah S adalah hasil kezholiman jin agar S tidak ada yang mau mendekatinya. Sedangkan uang Rp. 200.000 adalah buhul (benda sihir) yang sengaja untuk memperkuat kejahatannya. Terlepas benar atau tidak pengakuan jin, tapi ketika kita padukan dengan fakta di lapangan S mengakuinya. Ia sering bermimpi ketemu anjing dalam mimpinya. Badannya juga sering sakit, nafasnya sering sesak dan kakinya sering sakit di luar kebiasannya. Wallahu a’lam…
Ini adalah kisah nyata. Sihir adalah fakta bukan mitos. Hikmahnya adalah kita tidak merasa aman dari makar setan,baik setan jin maupun setan manusia. Kalau ada asaudara kita mengalami hal semisal ayo kita kembali ke ruqyah syar’iyyah. Jangan berobat ke dukun yang menambah masalah. Wallahu a’lam bish showab.
==Hidayat Abu Khalid==

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *