YUK BERDAKWAH DENGAN RUQYAH SYAR’IYYAH

BERAMAL JARIYAH DENGAN RUQYAH SYAR’IYYAH

Ruqyah syar’iyyah adalah sebuah terobosan dakwah yang efektif bagi kaum muslimin. Bagaimana tidak, sudah banyak kaum muslimin yang bisa bertaubat dan kembali ke jalan yang benar melalui ruqyah. Bahkan ada juga yang masuk Islam lewat ruqyah.

Oleh karena itu, kami tidak mau sendirian dalam proyek amal sholih ini. Perlu adanya dukungan dan kerjasama dari semua pihak. Bagaimana caranya?

Sangat mudah tentu. Jika Anda sedang menjabat sebagai ketua takmir masjid, maka sangat mudah untuk menggiring jama’ah dan masyarakat luas untuk dapat melakukan ruqyah. Jika Anda kepala sekolah, dosen ataupun rektor  juga sangat mudah untuk mendidik siswa agar tidak terjebak kepada kesyirikan dengan pelatihan dan terapi ruqyah. Jika Anda kepala desa tentu sangat mudah. Anda tinggal suruh seluruh RT dan RW untuk menggerakkan warga mengikuti ruqyah. Gampang bukan?

Perlu kita sadari, jika ruqyah syar’iyyah tidak kita sosialisasikan, maka perdukunan ataupun yang mengaku-ngaku ruqyah akan bertebaran memangsa kaum muslimin. Masyarakat yang senangnya instan kadang tidak memperdulikan kalu perbuatan itu syirik atau tidak. Dengan dalih yang penting sembuh. Padahal kesembuhan adalah milik Allah. Bagaimana Alah akan meridhoi semenara yang dilakukan adalah bertentangan dengan syari’at-Nya. Wal ‘iyyadzu billah…

Kami selaku tim ruqyah Baitul Qur’an sangat bersemangat untuk mendakwahkan ruqyah syar’iyyah yng mulia ini. Alhamdulillah kami sudah menjelajahi berbagai kabupaten / kota di Provinsi Lampung. Namun kami menyadari belum 100 % masyarakat mengetahui ruqyah syar’iyyah. Maka kami membuka kesempatan kepada kaum muslimin untuk bekerjasama dalam dakwah ini.

Silahkan hubungi kami:

Rumah Sehat Baitul Qur’an Jl. Pramuka Gg. Kartika no. 45 Rajabasa – Bandar Lampung. Hp/ WA 0852 6930 4051 (Hidayat).

Ini adalah gedung kami yang kami gunakan untuk ruqyah, bekam, herbal, konsultasi agama dll.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *